Desa Manjapai
Desa Manjapai adalah salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan
Senin, 04 Mei 2026
Minggu, 03 Mei 2026
Lokasi Peternakan Ayam Petelur BUMDES Kaledata Manjapai
Usaha Ketahanan Pangan Ayam Petelur Sebagai Nafas Baru BUMDES KALEDATA Desa Manjapai
Kandang Ayam Ras Petelur BUMDES
Kaledata Desa Manjapai tahun 2026
Usaha Peternakan Ayam Petelur BUMDES Kaledata Desa Manjapai terletak di Dusun Data Desa Manjapai Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Titik Maps
https://maps.app.goo.gl/Q2q52VtDB89aTNiP7
Program Ketahanan Pangan ( KETAPANG) BUMDES KALEDATA Desa Manjapai
Dalam Rangka mendukung Program Pemerintah Pusat tentang Ketahanan Pangan, maka di akhir tahun 2025 Pemerintah Desa Manjapai mengalokasikan Dana Desa dalam Bentuk penyertaan Modal Desa kepada BUMDES KALEDATA MANJAPAI. Total penyertaan modal tahap ketiga ini adalah sebesar Rp. 233.000.000,-.
Adapun sasaran Program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh Pengelola Badan Usaha Milik Desa Kaledata Manjapai adalah Program Budidaya Ayam Petelur jenis Ras ( Isa Brown).
Pengelola BUMDES KALEDATA saat ditemui dalam kunjungan ke Kandang ayam petelur BUMDES menjelaskan bahwa, program Ketapang ini memberikan nafas baru bagi berjalannya Program Badan Usaha Milik Desa Kaledata yang sempat mati suri karena Dana awal pada penyertaan tahap 1 dan 2 kebanyakan tertampung di Masyarakat dalam bentuk Kredit Macet.
" Alhamdulillah dengan adanya penyertaan modal Desa maka kami bertekad mengelola dana ini dengan sungguh-sungguh dalam prinsip transparansi, adapun program usaha yang kami jalankan adalah Peternakan Ayam Petelur dengan Populasi 1000 ekor, dan Alhamdulillah sampai hari ini Ayam Kami sehat sehat, dan sudah bisa produksi telur sebanyak 95 % perhari dari jumlah Populasi yang ada. Dengan produksi telur kurang 29 sampai 30 rak perhari maka program sudah sangat tepat sasaran, selain bisa memberikan omzet bagi BUMDES juga kebutuhan akan telur warga Desa Manjapai sudah bisa dipenuhi. Yang terpenting adalah kami menjual telur dengan harga yang terjangkau dan dengan kualitas telur yang bisa diadu. "
Tutur Dg Mile, salah satu pengelola BUMDES Kaledata.
" Yang perlu menjadi perhatian juga bahwa kehadiran usaha Kandang ayam petelur BUMDES Kaledata ini sedikit banyak akan bisa memberikan kontribusi yang positif kepada Desa juga sedikit banyak sudah bisa menyerap tenaga kerja." tambanya.
Manjapai 04/05/2026
Selasa, 23 Maret 2021
Kunjungan Kepala Kantor Wilayah BRI SulselBarTra dan Maluku ke Kampung Rewako Desa Manjapai Sebagai tindak lanjut Pengembangan Desa BRIlian
Makan Bersama di Rumah Pohon Kampung Rewako
Foto Bersama di Pelataran Baruga

Foto Bersama di Pelataran Baruga
(Manjapai, 23 Maret 2021)
Desa Manjapai sebagai salah satu Nominator Desa BRIlian 2020 terus berbenah, meskipun masih dalam situasi Pandemi Covid 19 yang belum mereda sampai saat ini.
Dijumpai ditengah tengah kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil BRI SulselBarTra dan Maluku di Kampung Rewako Desa Manjapai tadi pagi, Kepala Desa Manjapai Muhammad Syahrir mengatakan bahwa Desa Manjapai sampai saat masih komitmen membangun Desa Wisata untuk tahun anggaran 2021.
" Kami sudah menganggarkan pembangunan kolam renang di Kampung Rewako Desa Manjapai sebagai spot baru di Kampung Rewako Desa Manjapai. Nantinya diharapkan setelah selesai bisa menarik minat masyarakat baik yang lokal maupun dari luar daerah untuk hadir di Manjapai."
Ungkap Pak Syahrir Limpo.
Desa Manjapai adalah salah satu Desa yang ada di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.

Dalam Kunjungannya Kepala Kantor merasa tertarik dengan Kampung Rewako Desa Manjapai, kesan beliau adalah Desa Manjapai termasuk Desa yang punya Potensi untuk dijadikan Cluster Binaan BRI, notabene Desa ini adalah salah penghasil Jagung Kuning terbesar di Wilayah Kabupaten Gowa. Selain Padi dan tanaman Semusim lainnya seperti Cabe dan sayur sayuran lainnya.
(Anzarmile)
Senin, 22 Maret 2021
Desa Manjapai menjadi Kampung RewakoTerbaik
Kampung Rewako Terbaik di Tiap Kecamatan Dapat Hadiah Rp. 50 Juta
Minggu, 13 September 2020 - 10:15 WIB
Penyerahan penghargaan kepada pengelola Kampung Rewako terbaik di Kabupaten Gowa. Foto: SINDOnews/Herni Amir
SUNGGUMINASA - Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan memberikan hadiah bagi Kampung Rewako terbaik di kecamatan yang dikunjunginya. Desa yang diberi penghargaan yakni Kampung Rewako Desa Sicini, Kecamatan Parigi dan Desa Belabori, Kecamatan Parangloe.
"Kami datang ke sini untuk memberikan hadiah kepada Kampung Rewako yang dianggap Kapolres terbaik di kecamatannya. Sehingga yang kita datangi adalah yang dinilai terbaik dan kami berikan hadiah Rp 50 juta," ungkap Adnan saat melakukan kunjungan kerja di Desa Belabori, Kecamatan Parangloe, Sabtu (12/9/2020).
Baca juga: Di Tengah Pandami, Usaha Tanaman Hias di Gowa Raup Untung Rp500 Ribu Sehari
Dikatakan Adnan, hadiah tersebut untuk operasional Kampung Rewako dan pembelian bibit, ikan, dan ketahanan pangan, agar bisa meningkatkan pendapatan masyarakat melalui Kampung Rewako tersebut.
Selain kunjungan kerja, kedatangan Adnan juga sekaligus menyosialisasikan Perda Wajib Masker. Adnan menegaskan perda ini telah memiliki payung hukum dan ada sanksi yang mengatur seperti sanksi sosial, denda, dan hingga sanksi terbesar pencabutan izin bagi pelaku usaha.
Sehingga jika ditemukan masyarakat yang masih tidak disiplin sanksi tersebut akan ditempuh pemkab Gowa.
"Kurang lebih sudah lima bulan kita dilanda wabah COVID, dan hari ini setelah disahkan Agustus kemarin, kami akan sosialisasikan dulu melalui kunker kita di 18 kecamatan. Nanti setelah tersosialisasikan sampai ke kecamatan barulah kita terapkan secara keseluruhan dengan memberikan sanksi bagi yang ditemukan," tegas Adnan.
Baca juga: Kehadiran Pertashop di Gowa Diharap Penuhi Kebutuhan BBM di Pedesaan
Sementara Kapolres Gowa, AKBP Boy F Samola yang merupakan pencetus Kampung Rewako mengatakan tujuan Kampung Rewako ini yakni selain memutus mata rantai penularan juga untuk meningkatkan ketahanan pangan yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini.
"Kami sangat mengapresiasi Kampung Rewako yang ada di seluruh kecamatan Kabupaten Gowa. Karena tujuan awal Kampung Rewako ini agar dijadikan tempat memberikan edukasi masyarakat untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 dan dijadikan tempat untuk ketahanan pangan yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," bebernya.
Tak hanya itu, dirinya juga meminta agar seluruh bentuk pertikaian atau kejadian kecil mampu diselesaikan secara kekeluargaan di Kampung Rewako ini, agar kebersamaan dan kekompakan tidak terpecah belah.
Baca juga: Deklarasikan Kepatuhan Protkes, Polres-Pemkab Bagi 100.000 Masker
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani mengimbau masyarakat Kabupaten Gowa khususnya Desa Sicini untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketentraman wilayahnya.
"Masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan ajakan dari oknum, kita harus berhati-hati jika ada orang yang meminta kita untuk mengantarkan barang karena bisa saja barang tersebut narkoba. Bagi mereka yang kedapatan membawa obat-obat terlarang dan benda tajam yang membahayakan akan kami tindak tegas untuk menjaga wilayah ini lebih kondusif," pesan Kajari Gowa.
"Kami datang ke sini untuk memberikan hadiah kepada Kampung Rewako yang dianggap Kapolres terbaik di kecamatannya. Sehingga yang kita datangi adalah yang dinilai terbaik dan kami berikan hadiah Rp 50 juta," ungkap Adnan saat melakukan kunjungan kerja di Desa Belabori, Kecamatan Parangloe, Sabtu (12/9/2020).
Baca Juga:
Baca juga: Di Tengah Pandami, Usaha Tanaman Hias di Gowa Raup Untung Rp500 Ribu Sehari
Dikatakan Adnan, hadiah tersebut untuk operasional Kampung Rewako dan pembelian bibit, ikan, dan ketahanan pangan, agar bisa meningkatkan pendapatan masyarakat melalui Kampung Rewako tersebut.
Selain kunjungan kerja, kedatangan Adnan juga sekaligus menyosialisasikan Perda Wajib Masker. Adnan menegaskan perda ini telah memiliki payung hukum dan ada sanksi yang mengatur seperti sanksi sosial, denda, dan hingga sanksi terbesar pencabutan izin bagi pelaku usaha.
Sehingga jika ditemukan masyarakat yang masih tidak disiplin sanksi tersebut akan ditempuh pemkab Gowa.
"Kurang lebih sudah lima bulan kita dilanda wabah COVID, dan hari ini setelah disahkan Agustus kemarin, kami akan sosialisasikan dulu melalui kunker kita di 18 kecamatan. Nanti setelah tersosialisasikan sampai ke kecamatan barulah kita terapkan secara keseluruhan dengan memberikan sanksi bagi yang ditemukan," tegas Adnan.
Baca juga: Kehadiran Pertashop di Gowa Diharap Penuhi Kebutuhan BBM di Pedesaan
Sementara Kapolres Gowa, AKBP Boy F Samola yang merupakan pencetus Kampung Rewako mengatakan tujuan Kampung Rewako ini yakni selain memutus mata rantai penularan juga untuk meningkatkan ketahanan pangan yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini.
"Kami sangat mengapresiasi Kampung Rewako yang ada di seluruh kecamatan Kabupaten Gowa. Karena tujuan awal Kampung Rewako ini agar dijadikan tempat memberikan edukasi masyarakat untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 dan dijadikan tempat untuk ketahanan pangan yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," bebernya.
Tak hanya itu, dirinya juga meminta agar seluruh bentuk pertikaian atau kejadian kecil mampu diselesaikan secara kekeluargaan di Kampung Rewako ini, agar kebersamaan dan kekompakan tidak terpecah belah.
Baca juga: Deklarasikan Kepatuhan Protkes, Polres-Pemkab Bagi 100.000 Masker
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani mengimbau masyarakat Kabupaten Gowa khususnya Desa Sicini untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketentraman wilayahnya.
"Masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan ajakan dari oknum, kita harus berhati-hati jika ada orang yang meminta kita untuk mengantarkan barang karena bisa saja barang tersebut narkoba. Bagi mereka yang kedapatan membawa obat-obat terlarang dan benda tajam yang membahayakan akan kami tindak tegas untuk menjaga wilayah ini lebih kondusif," pesan Kajari Gowa.
(luq)
0
0
0
0
0
0
Berita Terkait
Tulis Komentar Anda!
Berita Lainnya
- Terbaik di Kelasnya, All New Aerox 155 Jadi Scooter Pilihan!
Powered by Yamaha
![Rekor Tak Terkalahkan Milan Terhenti, Begini Respons Pioli]()
![Terus Jadi Sasaran Fitnah, Suardi Saleh: Doakan Saja]()
![Reaktif COVID-19, 2 Tahanan Titipan di Polres Gowa Dikarantina]()
![Genjot Sektor Wisata, Kawasan Pantai Tanjung Bayang Bakal Ditata]()
![Warga Curhat ke Dewan Soal Biaya Administrasi Pernikahan yang Mahal]()
![Hindari Zona Merah, Satgas Covid-19 Luwu Utara Masifkan Swab Massal]()
![12 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Tana Toraja Sepanjang Tahun 2020]()
![Indosat Ooredoo Peduli Pendidikan Anak Negeri di Tengah Pandemi]()
![Ambulans Desa Beralih Fungsi, Jenazah Warga Mattirowalie Diangkut Pakai Pick Up]()
![Kampanye Ayo Makan Buah, Alfamidi Banjir Promo Buah Segar]()
Berita Populer
- Istri Temukan Suami Tewas Tergantung Usai Ditinggal Buat Kapurung
- RT/RW di Makassar Bakal Terima Insentif 3 Bulan Tanpa Potongan
- Kebakaran di Jalan Andi Djemma Makassar Hanguskan 7 Rumah
- Ambulans Desa Beralih Fungsi, Jenazah Warga Mattirowalie Diangkut Pakai Pick Up
- Eks Caleg PAN 'Seret' 7 Komisioner KPU Sulsel ke DKPP
Baca Juga
Read Again!
Follow us:
Dapatkan update berita SINDOnews Makassar melalui notifikasi browser Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)
Postingan Terbaru
Rembuk Nasional Peternak Petelur Rakyat, Serukan Persatuan di Tengah Berbagai Tekanan
Poultry Indonesia Butuh bantuan? Beranda Berita Terkini Berita Terkini Peristiwa Rembuk Nasional Peternak Petelur Rakyat, Serukan Pers...
-
Usaha Ketahanan Pangan Ayam Petelur Sebagai Nafas Baru BUMDES KALEDATA Desa Manjapai Kandang Ayam Ras Petelur BUMDES Kaledata Desa Manjapai...
-
Pemerintah Desa Manjapai Bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes Kaledata) Goes to Desa BRIlian (Manjapai 2020) Mewabahnya Co...
-
( Manjapai 24/01/2020) Pupuk sebagai kebutuhan dasar para petani menjadi sangat dibutuhkan saat tanaman padi telah meng...


Sementara itu, Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal, Suwardi, menyoroti kondisi peternakan rakyat yang saat ini tengah menghadapi tekanan serius. Menurutnya, salah satu akar persoalan adalah terpusatnya perputaran ekonomi di Jakarta, yang menyebabkan daerah mengalami kekurangan likuiditas. Dampaknya, aktivitas pasar di berbagai daerah menjadi lesu.























